Sabtu, 12 Maret 2022

Menggambar Bentuk Obyek Tiga Dimensi


Menggambar merupakan proses pengungkapan gagasan seseorang melalui bahasa gambar. Menggambar menjadi kegiatan kesenian yang memiliki banyak peminat. Banyak orang bisa menggambar dengan ciri khas masing-masing. Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), secara umum
menggambar adalah kegiatan menorehkan pensil atau pewarna di atas media kertas.


Sedangka pengertian secara khusus, menggambar adalah kegiatan-kegiatan membentuk imaji dengan menggunakan banyak pilihan teknik dan alat dengan membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan media dengan mengolah goresan dari alat gambar. Untuk dapat membuat gambar dengan baik, tentu harus mampu menguasai kemampuan menggambar terutama menggambar bentuk. 

Gambar merupakan karya seni rupa dua dimensi yang berfungsi untuk untuk menerangkan ataupun menjelaskan sesuatu. Apa itu menggambar bentuk?  Menggambar bentuk merupakan cara menggambar dengan meniru obyek dan mengutamakan kemiripan rupa.   Obyek gambar bentuk bisa dari benda-benda seperti flora, fauna, manusia, atau alam sekitar. 

Dikutip dari jurnal jurnal Konsep Pendidikan Seni Tingkat SD-SLTP-SMU (1998) karya Cut Kamaril, menggambar bentuk merupakan usaha mengungkapkan dan mengkomunikasikan ide atau gagasan, perasaan dalam wujud dua dimensi yang bernilai artistik dengan menggunakan garis dan warna. Dalam mengambar bentuk dituntut ketepatan bentuk benda yang digambar. Maka diperlukan pengetahuan tentang dasar-dasar ketepatan bentuk yakni proporsi atau ukuran perbandingan dan ketepatan tekstur yang menunjukkan ketepatan jenis benda tersebut.



Jenis menggambar bentuk obyek tiga dimensi 

Ditinjau dari jenis benda yang akan digambar, menggambar bentuk obyek tiga dimensi terdiri dalam beberapa jenis.  Berikut jenis menggambar bentuk: 

Kubistis 
Kubistis memiliki bentuk kotak atau kubus menyerupai balok. Contohnya, kursi, bus, lemari, meja, kulkas, TV, radio, kardus dan lain-lain. Kerucut atau Piramid Kerucut merupakan gambar benda dengan bentuk limas pada alas dan bagian atasnya lanci atau runcing.

Silindris
Silinder merupakan benda dengan bentuk bagian bawah atau alasnya terlihat bulat. Contohnya, botol, gelas, teko, termos, kaleng, tabung dan lain-lain. Bulat atau bola Bulat adalah gambar bentuk benda yang bentuknya seperti bola dengan sisi melengkung. Contohnya, bola, balon, kelereng, semangka dan seterusnya.

Bebas
Bebas adalah bambar benda yang memiliki bentuk tidak beraturan dan digambar bebas. Contohnya: daun, batu, sayur, buah dan lain sebagainya.

Sabtu, 13 November 2021

Launching Program Tayangan Lincak

 

Sleman – Launching program tayangan Lincak dilaksanakan pada hari Kamis (11/11/2021). Lincak adalah sebuah program tayangan berbahasa Jawa yang mengangkat tema budaya Jawa yang dikemas dengan alur cerita yang menarik. Tayangan berbasis sosial media Youtube ini merupakan salah satu implementasi dari kegiatan supervisi Literasi dan Numerasi yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) DIY beberapa waktu yang lalu yang menyasar beberapa sekolah yang berada di wilayah DIY.

SD Negeri Depok 1 sebagai salah satu sekolah terpilih berusaha mengembangkan kegiatan penguatan Literasi dan Numerasi di sekolah dengan melaunching program unggulan berupa tayangan video berbasis sosial media Youtube yang diberi nama Lincak. Secara harfiah, Lincak merupakan sebuah kursi yang terbuat dari bahan bambu dan biasa digunakan oleh masyarakat pedesaan khususnya di Jawa pada jaman dahulu. Biasanya orang-orang Jawa pada masanya menggunakan lincak sebagai tempat untuk bercengkerama. Atas dasar tersebut, kata Lincak kemudian dipakai sebagai judul tayangan tersebut.

Gagasan untuk membuat sebuah tayangan berupa Lincak muncul pada masa pembelajaran daring. Namun semakin diperkuat dengan adanya program Supervisi Penguatan Literasi dan Numerasi oleh LPMP DIY. Dimana saat itu sekolah membutuhkan bahan sebagai sarana edukasi siswa yang dapat diakses secara daring. Dengan dukungan penuh dari komite sekolah dan arahan dari Praktisi Seni dan Budaya maka Tim Pengembang Literasi dan Numerasi yang diketuai oleh Hidayat langsung bergerak cepat mewujudkan program tayangan Lincak tersebut.

Selama kurang lebih satu bulan, Tim Pengembang Literasi dan Numerasi SD Negeri Depok 1 berusaha keras untuk mewujudkan program tayangan Lincak. Kegiatan diawali dengan penandatanganan MOU dengan pihak professional di bidang videografi, kemudian dilanjutkan dengan set up ruang studio yang akan digunakan untuk proses syuting. Set up lokasi syuting itu sendiri hanya memakan waktu selama dua pekan dengan menyulap salah satu ruang kelas menjadi studio. Kegiatan selanjutnya yakni pemilihan talent yang kesemuanya berasal dari warga sekolah yang memiliki bakat di bidang akting. Setelah melalui proses brifing kemudian diaksanakan kegiatan pengambilan gambar yang dilakukan di dua lokasi yakni di studio untuk set indoor dan lingkungan sekitar sekolah untuk set outdoor.

Tidak seperti umumnya, acara launching program tayangan Lincak dilaksanakan di ruang studio syuting dimana para tamu undangan dapat melihat langsung lokasi program Lincak dibuat. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tamu undangan dinas diantaranya dari LPMP DIY, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, K3S kecamatan Depok, serta para talent dan crew Lincak. Pada kegiatan launching program acara Lincak sekaligus channel Lensa Depsa sebagai sarana publikasi tersebut, langsung diluncurkan sebanyak lima episode. Dimana setiap episode membahas materi yang berbeda mulai dari Egrang, Gugon Tuhon, Gundul Pacul, Unggah-ungguh Nderek Langkung, hingga cerita sehari-hari yang diberi judul Xin Ling Kesasar. 

Sementara itu dalam sambutannya, Ummul Chusnah, S.S, M.T Kasi kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman menyatakan sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh Tim Pengembang Literasi Numerasi SD Negeri Depok 1 di tengah keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah. Senada dengan Ummul, Retno Wijayanti, M.Pd yang menjabat sebagai Analis Mutu Pendidikan LPMP DIY juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi serta memiliki harapan agar SD Negeri Depok 1 melalui program tayangan Lincak dapat menjadi sumber inspirasi dan referensi bagi sekolah-sekolah lainnya khususnya di bidang literasi budaya.












Kamis, 04 November 2021

Pengertian Cahaya dan Sifat-sifat Cahaya

 

PENGERTIAN CAHAYA

Cahaya adalah energi berupa gelombang elektromagnetik kasat mata yang memiliki panjang gelombang 380 hingga 750 nm. Dalam dunia fisika, ini juga disebut sebagai radiasi elektromagnetik. Seperti gelombang elektromagnetik, cahaya tidak memerlukan medium untuk merambat. Karena itu, ini dapat melintasi ruang hampa, seperti apa yang dihasilkan matahari dan bintang sebelum akhirnya disampaikan ke Bumi.

SIFAT-SIFAT CAHAYA

Bisa menembus benda bening

Benda yang ada di sekitar kita berdasarkan kemampuan cahaya dalam menembussuatu benda dibedakan menjadi tiga yakni benda bening, benda translusens, dan benda opak. Pada kenyataanya Cahaya tidak mampu menembus benda benda-benda tertentu.

a. Benda Bening
Benda bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya secara utuh. Artinya semua cahaya yang merambat seolah tidak terhalangi oleh benda tersebut. Contoh benda bening yang ada di sekita kita adalah kaca, mika, plastik bening, dan air jernih.

 


b. Benda Translusens
Benda translusens adalah benda yang hanya mampu meneruskan sebagian cahaya. Kita mampu melihat menembusnya, tapi tidak terlalu jelas. Contohnya seperti air keruh dan bohlam susu.

 


c. Benda Opak/Opaque
Benda opak adalah benda yang tidak dapat ditembus oleh cahaya sama sekali. Biasanya benda ini justru akan memantulakan cahaya. Contoh benda opak antara lain kayu, besi, baja, perak, tanah, pasir, batu dll.



Dapat dipantulkan

Refleksi atau pemantulan cahaya adalah proses kembali terpancarnya cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya dibagi menjadi dua jenis, yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur (difus) atau tidak teratur.

Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar. Pemantulan teratur dapat terjadi jika cahaya mengenai benda dengan permukaan yang rata dan mengilap atau licin. Salah satu benda yang dapat memantulkan cahaya dengan teratur adalah cermin. Karena itu, kita bisa melihat bayangan di cermin karena cahaya yang terpantul dari tubuh kita, memantul ke permukaan cermin, kemudian ditangkap oleh mata.


Pemantulan baur adalah pemantulan cahaya dimana hasil pantulannya menuju ke segala arah. Pemantulan baur umumnya terjadi pada tanah rata atau air yang bergelombang. Pemantulan baur menyebabkan area yang tidak terkena cahaya matahari langsung turut menjadi terang.


Bisa diuraikan

Penguraian cahaya dapat disebut dengan istilah DISPERSI cahaya. Salah satu contoh alami dari ini adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Kita bisa melihat bahwa pelangi setidaknya terdiri dari tujuh warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, dan seterusnya. Tapi warna-warna tersebut awalnya berasal dari satu warna saja, yaitu warna putih dari cahaya matahari. Apa yang dihasilkan matahari ini kemudian dibiaskan oleh titik air hujan, sehingga terurai menjadi tujuh warna pelangi. Cahaya putih dari matahari juga disebut sebagai sinar polikromatik.

Sinar polikromatik adalah sinar yang tersusun dari berbagai spektrum warna cahaya. Karena itu ketika diuraikan, kita dapat melihat berbagai warna penyusunnya, seperti pelangi. Peristiwa perpaduan berbagai warna menjadi warna putih disebut sebagai spektrum cahaya. Sementara itu, warna yang tidak bisa diuraikan disebut dengan cahaya monokromatik.

Bisa dibiaskan

Pembiasan cahaya adalah peristiwa ketika arah rambat cahaya dibelokkan ketika melewati dua medium dengan kerapatan yang berbeda. Sifat ini biasa digunakan manusia untuk membuat alat-alat optik.


Peristiwa pembiasan cahaya dapat kita amati di kehidupan sehari-hari, seperti dasar air yang jernih tampak lebih dangkal dari sebenarnya, sedotan atau benda lurus lain yang terlihat bengkok ketika dimasukkan ke dalam gelas berisi air, dan peristiwa fatamorgana karena berkas cahaya merambat dari udara dingin ke udara panas.

Merambat lurus

Sifat cahaya yang terakhir adalah merambat lurus ketika melewati satu medium. Kita bisa mengujinya dengan menyalakan senter dan cahaya akan terpancar dengan lurus. Karena itu, sifat ini digunakan manusia contohnya pada lampu kendaraan bermotor untuk menerangi jalan.


Jumat, 29 Oktober 2021

Pengertian, Teknik, Unsur, dan Fungsi Karya Seni Tiga Dimensi

 

Pengertian Seni Rupa 3 Dimensi

Seni rupa tiga dimensi adalah karya seni yang tidak hanya dibatasi oleh sisi panjang dan lebar, tetapi juga dibatasi oleh kedalaman atau tinggi. Dalam bahasa yang sederhana adalah karya seni yang memiliki volume dan menempati sebuah ruangan.

Teknik-Teknik Seni Rupa 3 Dimensi

  1. Teknik aplikasi – adalah karya hias yang digunakan dalam seni menjahit, caranya dengan menempelkan berbagai macam kain yang sudah di gunting seperti bunga, bintang, boneka dan bentuk lain pada kain sebagai hiasan guna lebih mempercantik.
  2. Teknik mozaik – adalah teknik menggambar dengan bentuk geometris tertentu. Bentuk geometris digunakan untuk mengganti pewarna.
  3. Teknik Merakit – adalah sebuah karya seni dengan menghubungkan beberapa bahan. Ini dapat disebut dengan perakitan, perakitan adalah hasil dari pekerjaannya.
  4. Teknik Pahat – adalah teknik yang menciptakan karya seni dengan menghapus bahan yang tidak terpakai. Sering dilakukan dengan alat martil, pahat, kikir dan sebagainya.
  5. Teknik Cor/Menuang – adalah sebuah karya seni yang dibuat dengan menuang bahan cair ke alat cetak. Bahan cair yang sering digunakan terbuat dari semen, karet, logam dan lain sebagainya.

Unsur-Unsur Seni Rupa

  1. Titik

    Titik adalah unsur yang paling mendasar dan terkecil dari karya seni.

  2. Garis

    Garis adalah goresan atau batas dari objek, Ruang, bidang, tekstur, warna, dan sebagainya. garis memiliki dimensi yang cenderung memanjang dan memiliki arah tertentu. Garis juga memiliki beberapa sifat seperti panjang, pendek, vertikal, tipis, horisontal, lurus, gelombang, melengkung, tebal, patah-patah, miring, halus dan lain-lain.

  3. Bidang

    Salah satu karya seni yang terbentuk atau dibentuk dari hubungan beberapa garis disebut dengan bidang. Bidang memiliki dimensi panjang, lebar, atau dapat juga disebut pipih.

  4. Bentuk

    Bentuk dapat ditafsirkan sebagai bangun atau plastis. Bentuknya memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi, sehingga bentuknya memiliki isi atau volumenya.

  5. Tekstur

    Tekstru adalah sifat permukaan objek. Berdasarkan jenis tekstur yang dibagi menjadi dua jenis tekstur nyata dan tekstur semu. Tekstur nyata sebenarnya memiliki nilai yang sama dengan kandungan dengan penglihatan dan perabaan, sementara Tekstru semu tidak memiliki nilai dan kandungan yang sama dengan penglihatan dan perabaan.

Fungsi Seni Rupa 3 Dimensi

  1. Fungsi sebagai sarana hiasan
  2. Fungsi sebagai saran peringatan
  3. Fungsi sebagai sarana komunikasi
  4. Fungsi sebagai sarana rekreasi
  5. Fungsi sebagai sarana religi

Jenis-Jenis Karya Seni Rupa

  1. Seni rupa murni adalah karya seni bebas dengan fungsi yang lebih berhubungan dengan keindahan fungsi dari pada kepuasan mata saja dan biasanya hanya digunakan sebagai pajangan.
  2. Seni rupa Terapan adalah karya seni yang tidak hanya berfungsi sebagai pameran rumah, tetapi juga berfungsi untuk mengubah kehidupan orang. Seni rupa terapan lebih bergantung pada kegunaan daripada pada keindahannya.

Bahan Karya Seni Rupa 3 Dimensi

  1. Bahan lunak : karton, Kertas, styrofoam.
  2. Bahan liat : Tanah liat, lilin, gips, plastisin.
  3. Bahan keras : batu, Kayu, logam.

Contoh Seni Rupa 3 Dimensi

  • Patung

contoh-seni-rupa-3-dimensi-Patung


  • Vas BungaVas-Bunga


  • MebelMebel


  • TopengTopeng


  • Gantungan KunciGantungan-Kunci

Jumat, 01 Oktober 2021

Tonton Tayangan Perdana LINCAK

 


Tayang Perdana di Chanel Lensa Depsa 
20 Oktober 2021

Jangan lupa untuk 
Subscribe, Like, Coment, Share
Channel Lensa Depsa

Saran, kritik, dan masukan melalui :

Kantor Depsa Studio
Lt.2 Gedung Utama SD Negeri Depok 1
Mustokorejo Maguwoharjo, Depok, Sleman

Email : sddepok1@gmail.com
Telp. : (0274) 4462669




Kamis, 24 Oktober 2019

Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024 | Joko Widodo

 Daftar Lengkap Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi

Daftar Nama Menteri Kabinet  Indonesia Maju Periode 2019-2024 :
Rabu, 23 Oktober 2019 Pengumuman Nama Menteri Kabinet Indonesia Maju

1. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan: Mohammad Mahfud
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhajir Effendy
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut Binsar Panjaitan

5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
8. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Marsudi
9. Menteri Agama: Fachrul Razi
10. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna Laoly

11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Makarim
13. Menteri Kesehatan: dokter Terawan
14. Menteri Sosial: Juliari Batubara
15. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziah

16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto
18. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrif
19. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
20. Menteri Perhubungan: Budi Karya

21. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G. Plate
22. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
25. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Abdul Halim Iskandar

26. Menteri Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan: Sofjan Jalil
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
28. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo
29. Menteri BUMN: Erick Thohir
30. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki

31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali

35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin

Sumber :  https://cnnindonesia.com/nasional/20191021075434-32-441381/daftar-lengkap-menteri-kabinet-indonesia-maju-jokowi

Senin, 19 Agustus 2019

Lestarikan Budaya Nasional, SD Negeri Depok 1 Gelar Pawai 17an Bertema Batik



Depok – Memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 berbagai kegiatan diadakan sebagai wujud rasa cinta tanah air. Termasuk SD Negeri Depok 1 yang sejak beberapa hari sebelum peringatan HUT RI telah menggelar berbagai kegiatan salah satunya pawai jalan kaki yang diikuti seluruh warga sekolah. Kegiatan pawai yang bertajuk “Depsa Batik Karnaval” mengambil tema batik sebagai ikon dari setiap peserta pawai. Pawai yang dilaksanakan pada Jumat (16/8) mengambil rute Pasar Stan sebagai titik start dilanjutkan menuju jalan Sabo melewati beberapa Sekolah Dasar, Komplek Perkantoran, dan universitas hingga kembali lagi ke titik awal.

Berbagai kreasi berbahan dasar kain batik dituangkan dalam berbagai macam kostum pawai. Mulai dari sekedar kain batik yang diikatkan dipinggang sampai kostum yang meriah dan glamor seperti yang digunakan oleh salah satu siswi bernama Faezila . Bakat modeling yang dimiliki oleh Zila (panggilan) menjadikan modal besar untuk tampil percaya diri dengan kostum yang tidak biasa. Tak mau kalah, peserta pawai yang lainnya pun ikut mengkombinasikan kain batik pada kostum mereka diantaranya pakaian surjan, kostum pasukan bergada keraton, kebaya dengan kain jarik dan lain sebagainya.

Terdapat sedikitnya enam kategori pawai berdasarkan tingkatan kelas. Mulai dari kelas I yakni Petani, kelas II bertema pedagang, kelas III tentang kelautan, kelas IV kumpulan pedagang jamu dan tukang becak, kelas IV kesenian tradisional berupa Jathilan, sedangkan kelas VI seperti sebelumnya mendapat tugas sebagai regu pembuka jalan dengan grup Marching Bandnya.


Pawai yang dilaksanakan untuk yang kedua kalinya mendapat respon yang cukup baik dari orang tua wali siswa. Berbeda dengan pawai pada tahun-tahun sebelumnya, pada kegiatan kali ini para orang tua tidak hanya cukup menyaksikan putra/putri mereka namun beberapa dari mereka turut serta dalam kegiatan termasuk memakai kostum yang sudah ditentukan sesuai kategori. Bahkan Ketua Komite Sekolah Waskito Budi terjun langsung dalam mengamankan jalannya pawai. Sambutan yang baik juga muncul dari masyarakat yang berada pada rute yang dilalui, terbukti banyak masyarakat yang menyaksikan pawai tersebut.

Dengan diadakannya kegiatan pawai tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa kecintaan terhadap tanah air dan menumbuhkan sikap patriotisme khususnya bagi para siswa sekaligus melestarikan budaya bangsa berupa batik sebagai ikon kebudayaan nasional. Kedepan kegiatan semacam ini akan kembali dilaksanakan tentunya dengan konsep yang berbeda dan persiapan yang lebih matang. Kegiatan yang dikatakan cukup sukses ini juga mendapat respon dari media yakni stasiun televisi nasional Indosiar yang menayangkan berita tentang pawai tersebut pada program berita Fokus Indosiar dan Liputan 6 SCTV.

Liputan Indosiar Program Berita Fokus

Liputan SCTV Program Berita Liputan 6